Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Sistem Informasi Online

Download File

Informasi Bagi Dosen :

Dokumen Fakultas :

Manual Mutu Akademik FT. Untirta PDF Print E-mail
Written by Kurnia Nugraha, ST. MT.   
Monday, 19 July 2010 16:17
Article Index
Manual Mutu Akademik FT. Untirta
bab ii
All Pages

 

BAB I

KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK

FAKULTAS TEKNIK

A. Kebijakan Umum

1. Program bidang akademik di Fakultas Teknik diarahkan untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh dan mampu bersaing melewati batas regional Banten menuju nasional. Selain itu juga diharapkan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) di Provinsi Banten.

2. Fakultas Teknik mensyaratkan pengelolaan bidang akademik dengan senantiasa melakukan peningkatan mutu secara berkesinambungan. Peningkatan mutu dilakukan dengan menjaga siklus pengelolaan pendidikan yang utuh dan sesuai dengan harapan pengguna.

3. Pengembangan bidang akademik mengacu pada rencana strategis Fakultas Teknik dan selalu disertai dengan inovasi terhadap metode dan substansi pembelajaran yang didukung dengan peningkatan infrastruktur, perangkat lunak dan perangkat keras yang diperlukan. Pengembangan dalam jangka menengah dan panjang diarahkan untuk menjadi pelopor di tingkat nasional dan memberikan kontribusi pada standar akademik program sejenis di tingkat regional dan nasional.

4. Pelaksanaan pendidikan di Fakultas Teknik dirancang dengan mempertimbangkan pergeseran paradigma pendidikan yang semula lebih fokus pada pengajaran oleh dosen, ke fokus pada pembelajaran oleh mahasiswa (student centered learning). Porsi pembelajaran yang berbasis pada permasalahan di lapangan (problem based learning) dan hasil-hasil penelitian hendaknya ditingkatkan secara berkelanjutan.

5. Evaluasi terhadap program akademik harus dilakukan secara sistematik, periodik dan berkesinambungan dengan menggunakan alat ukur yang dapat diterima masyarakat nasional dan dikembangkan dalam rangka percepatan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menjadi entrepreneur university yang bertaraf internasional.

6. Peningkatan mutu akademik di Fakultas Teknik didasarkan pada kebijakan pengembangan proses pembelajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang meliputi:

a) Materi pembelajaran berbasis masalah di masyarakat, melatih kemampuan inkuiri (inquiry) akar masalah dan strategi penyelesaiannya.

b) Metode pembelajaran dikembangkan untuk peningkatan mutu sumber daya manusia yang memiliki kesadaran dan tanggungjawab sosial, bekerjasama secara profesional, mandiri, kreatif, mampu berkomunikasi global, serta menjunjung nilai-nilai moral.

c) Pendekatan multi-disiplin ilmu yang mendukung peningkatan penyelesaian masalah nyata di masyarakat.

d) Pengembangan ilmu dan pengetahuan yang berbasis keberagaman, keunikan dan kearifan tradisional.

e) Perspektif internasional yang mendukung peningkatan daya saing dan keunggulan nasional.

f) Pemanfaatan sumberdaya secara efisien, produktif, akuntabel dan transparan.

g) Pemanfaatan secara optimal teknologi informasi dan komunikasi untuk memicu kreatifitas.

h) Penelitian dan pengabdian pada masyarakat diarahkan kepada teknologi tepat guna berbasis pada kebutuhan masyarakat suatu daerah di Indonesia.

i) Peningkatan integritas akademik dengan cara membangun relevansi antara kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

7. Dalam rangka efisiensi dan efektifitas, suatu jurusan/program studi dapat ditutup dan dibuka kembali. Keputusan pembukaan dan penutupan tersebut harus diambil melalui langkah evaluasi secara obyektif.

8. Jurusan atau program studi yang potensial, dikembangkan ke taraf mutu internasional, dengan diawali pembukaan kelas berbahasa inggris.

B. Penjaminan Mutu Akademik Internal

1. Penjaminan mutu akademik internal di fakultas, jurusan/program studi dan unit-unit pelaksana lainnya dilakukan untuk menjamin:

a) Kepatuhan terhadap kebijakan akademik, standar akademik, peraturan akademik serta manual mutu akademik.

b) Kepastian bahwa setiap mahasiswa memiliki pengalaman belajar sesuai dengan spesifikasi program studi.

c) Kepastian bahwa lulusan memiliki kompetensi sesuai dengan yang ditetapkan di setiap jurusan/program studi.

d) Fleksibilitas kurikulum untuk mengakomodasi minat setiap mahasiswa dengan memperbanyak mata kuliah pilihan.

e) Relevansi program pendidikan dan penelitian dengan tuntutan masyarakat, dunia kerja dan profesional.

f) Pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi menjadi agen perubahan.

2. Penjaminan Mutu Akademik Internal merupakan bagian dari tangggungjawab pimpinan fakultas, jurusan, pengelola program studi dan dosen.

3. Sasaran penerapan sistem penjaminan mutu akademik harus ditetapkan dan dituangkan dalam Rencana Strategis, Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan masing-masing satuan kerja.



Last Updated on Tuesday, 15 February 2011 15:19